“Ancaman Dunia Maya sangat banyak, beragam, dan selalu berkembang”
Ini tahun 2021 dan keamanan siber adalah bisnis besar. Jika kita melihat sejarah cybersecurity memang sangat panjang dan revolusioner namun satu dekade terakhir ini cukup penting bagi cybersecurity. Dalam dekade terakhir, terjadi banyak evolusi dan pertumbuhan dalam keamanan siber. Keamanan siber berkembang baik dalam bentuk ancaman maupun respons terhadap ancaman tersebut. Penjahat dunia maya kini memiliki cara yang lebih inovatif untuk melakukan serangan yang lebih dahsyat. Dekade ini membuat perusahaan memikirkan kembali strategi keamanan siber mereka. Dengan evolusi perangkat cloud dan IoT, penyerang dunia maya kini memasuki jaringan kita. Dengan mempertimbangkan semua faktor, kita akan melihat lebih dekat bagaimana keamanan siber berkembang dalam dekade terakhir.
Evolusi Ancaman Dunia Maya
Jenis ancaman siber telah banyak berkembang dalam satu dekade terakhir. Ancaman dunia maya baru ini menempatkan organisasi dalam situasi sulit ketika harus bertahan melawan ancaman tersebut. Ada beberapa ancaman dunia maya dan beberapa serangan dunia maya yang terjadi dalam dekade terakhir.
Perangkat mata-mata: Malware adalah sejenis perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk merusak sistem dan jaringan dengan mengubah proses dan logika normalnya. Selama bertahun-tahun, penyerang dunia maya mengembangkan perangkat lunak berbahaya ini dari kerusakan sistem yang sederhana hingga merusak proyek keamanan negara musuh. Dengan terus berkembangnya perangkat lunak berbahaya ini, sulit membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Mungkin serangan malware di masa depan hampir mustahil untuk dideteksi dan dihilangkan.
Malware: Spyware adalah sejenis malware yang menyusup ke komputer dengan tujuan mencuri semua informasi penting, kredensial, dan banyak informasi penting lainnya.
Serangan Malware dan Spyware dalam Dekade Terakhir
2011: Pada tahun ini, Sony Corporation mengumumkan bahwa peretas mencuri 77 juta informasi pengguna dari PlayStation-nya.
2013: Ini adalah salah satu insiden kebocoran data yang paling terkenal ketika Snowden mengungkapkan informasi sensitif pemerintah asing yang dicuri dengan bantuan teknologi spyware.
Ransomware: Ini adalah sejenis malware ketika penyerang menyandera sistem dan menolak akses ke pengguna. Sebagai imbalan untuk memberikan akses pengguna kembali, mereka menuntut sejumlah besar uang. Malware ini dapat masuk ke sistem dengan mengunduh file atau gambar apa pun. Kecepatan Bisnis Menjadi Korban Ransomware.
Manusia di Serangan Tengah (MitM): Ini adalah semacam serangan cyber terhadap komunikasi. Serangan ini terjadi ketika penjahat dunia maya dapat mendengarkan pembicaraan korban ketika mereka mengira sedang berkomunikasi secara pribadi. Serangan ini dapat dihentikan dengan enkripsi end-to-end.
Serangan Denial-of-Service Terdistribusi (DDoS): Jenis serangan ini terjadi ketika penyerang membanjiri jaringan dengan permintaan yang membuatnya tidak tersedia. Motif di balik serangan semacam ini adalah untuk menghentikan operasi atau layanan bisnis.
Pembajakan kripto: Cryptojacking adalah salah satu ancaman yang baru berkembang. Hal ini memungkinkan penyerang menggunakan komputer korban secara diam-diam untuk menambang mata uang kripto.
Evolusi Solusi Keamanan Siber
Enkripsi: Enkripsi adalah proses untuk melindungi data dari ancaman dunia maya. Ini melindungi berbagai jenis data seperti pesan teks dan informasi perbankan yang dikirim melalui akun online Anda. Enkripsi membuat data tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berwenang.
Otentikasi Dua Faktor (2FA): Kita semua tahu bahwa kata sandi yang kuat tidak cukup untuk keamanan akun. Otentikasi Dua Faktor memberikan lapisan tambahan pada keamanan akun Anda. Otentikasi Dua Faktor melindungi pengguna dari serangan phishing, rekayasa sosial, serangan brute force kata sandi.
Cadangkan data Anda: Cadangan data adalah salah satu praktik terbaik untuk mengamankan data dari segala jenis serangan ransomware. Praktik ini bisa menjadi penyelamat saat terjadi serangan dunia maya.
Kelola keamanan IoT: Kita semua tahu bahwa pasar Internet of Things (IoT) berkembang pesat. Kekhawatiran utama tentang perangkat IoT adalah perangkat tersebut memiliki akses ke informasi sensitif seperti kamera keamanan, printer, dan banyak lagi. Dalam hal mengamankan perangkat ini, perusahaan perlu menerapkan solusi keamanan titik akhir, firewall, dan kerangka keamanan yang skalabel.
Merangkul pendidikan dan pelatihan: Dalam evolusi ancaman keamanan siber ini, cukup sulit untuk melindungi perangkat dari kerentanan. Namun kesadaran dan pelatihan tentang ancaman keamanan siber dapat menyelamatkan data dan perangkat Anda.
Kesimpulan
Ketika serangan siber terus berkembang dan menjadi lebih kompleks, industri keamanan siber akan terus menghadapi tantangan-tantangan baru dan mereka perlu mengembangkan teknologi baru untuk mengatasi serangan-serangan ini. Mereka perlu fokus pada upaya mereka untuk menemukan cara mengamankan dunia digital ini dari ancaman dunia maya. Setiap orang perlu menjaga privasi dan keamanannya dengan serius.
TERIMAKASIH UNTUK:
Apoorva Singh Thakur